SALAH SIAPA...???

 ROMEOPOKER | AGEN POKER ONLINE | AGEN DOMINO99 ONLINE | AGEN BANDARQ

SALAH SIAPA...???

Susi baru berusia 6 tahun. Ketika suatu sore dia dimarahi oleh neneknya karena belum mandi padahal sudah pukul lima sore, dia segera berlari ke kakeknya sambil menangis. Kakeknya bertanya, ”Kenapa?” Sambil menangis Susi kecil menjawab, ”Nenek nakal.” Dan diapun lalu naik ke pangkuan kakeknya.

Sekitar pukul tujuh malam, Susi masih bermain di luar dan tidak mau disuruh makan malam, maka kakeknya agak keras menegurnya, ”Susi, masuk! Makan dulu!” Susi masuk rumah sambil cemberut dan mendatangi neneknya sambil mengadu, ”Kakek nakal…” Neneknya lalu menghiburnya dan menyuruhnya makan. Susi pun makan.

Seberapa sering kita bersikap seperti Susi kecil? Ketika atasan menegur kita karena kelalaian kita, eh kita malah merasa atasan jahat. Ketika supervisor menegur karena kita datang terlambat, eh kita menganggap dia pilih kasih. Ketika teman mengingatkan kita untuk lebih rapi, kita malah menuduh dia iri hati. Ketika seseorang mengingatkan kita untuk melakukan sesuatu, kita malah kesal dan mengatakan dia cerewet. Apa bedanya kita dengan Susi kecil? Apa bedanya kita dengan anak kecil?

Ketika kita merasa gaji kurang banyak, kita menyalahkan perusahaan. Ketika kita dituntut memenuhi target, kita menyalahkan atasan. Ketika ekonomi kita terganggu, kita menyalahkan presiden. Bahkan ada orang yang ketika menjalani hidup yang berat, malah menyalahkan Tuhan, padahal sebenarnya dia memang malas bekerja. Memang lebih mudah menyalahkan pihak lain daripada memperbaiki diri sendiri. Padahal mungkin saja semua itu karena kelalaian kita sendiri.

Susi kecil memang masih kecil. Masih dapat dipahami cara berpikirnya yang masih sangat sempit. Bagi orang dewasa, sikap seperti Susi kecil sudah tidak sesuai. Kita harus berubah. Ketika melihat orang lain bekerja lebih baik, tidak perlu mencari-cari kesalahannya . Tingkatkan diri untuk bekerja lebih baik juga. Ketika karyawan baru lebih rajin dan lebih bersemangat, tidak perlu bersikap sinis dan negatif.  Biarkan semangatnya menginspirasi dan menular kepada kita juga. Ketika atasan bersikap keras dan disiplin, tidak perlu menganggapnya jahat. Jadikan hal itu sebagai pemicu semangat untuk bekerja lebih baik. Ketika dituntut bekerja lebih baik, tidak perlu menyalahkan atasan baru. Jadikan tuntutan itu sebagai tujuan yang harus dicapai

 AGEN IDR

Belajar dari kisah Oshin

Mari kita ingat kisah Oshin? Oshin adalah seorang anak perempuan yang lahir dalam keluarga yang sangat miskin sehingga dia harus bekerja sebagai pengasuh anak sejak usia 7 tahun. Selain mengasuh anak dia harus mencuci popok di sungai yang suhunya sangat rendah di musim dingin bersalju, mengepel lantai rumah, menimba air, menunggui tungku pemanas sambil memasukkan kayu bakar agar semua orang di rumah bisa mandi air panas dan melakukan pekerjaan berat lainnya. Suatu hari dia tidak tahan karena dituduh mencuri uang dan melarikan diri ke gunung. Ketika hampir mati beku di tengah salju, dia ditolong oleh seorang mantan tentara yang membelot dari ketentaraan, yang kemudian merawatnya selama musim dingin.

Suatu hari tentara ini berkata kepada Oshin, “Dalam hidup ini, kamu akan menghadapi banyak masalah. Kamu akan bertemu orang-orang yang tidak kamu sukai. Tapi, jangan pernah membenci atau menyakiti mereka. Membenci adalah menyakiti seseorang. Menyakiti seseorang adalah juga akan menyakiti dirimu sendiri. Semuanya akan kembali kepadamu… Sebelum kamu berpikir untuk membenci seseorang, tempatkanlah dirimu di tempat mereka. Tanyakan pada dirimu sendiri mengapa mereka bersikap jahat kepadamu. Pasti ada alasannya mereka berbuat demikian. Jadi, cobalah untuk bersikap lebih baik… Tapi, jika seandainya mereka memang berbuat jahat kepadamu tanpa alasan, kasihanilah mereka. Mereka sebenarnya adalah jiwa yang sangat menderita sehingga ingin menyakitimu. Mereka justru perlu dikasihani. Jadi, maafkanlah mereka...”

Sejak kecil Oshin diajarkan untuk tidak mudah membenci orang lain. Tidak mudah menyalahkan orang lain. Tidak mudah menyalahkan situasi. Tidak menyalahkan pemerintahan. Dia selalu bekerja lebih baik, lebih rajin, lebih tekun. Semua usahanya tidak sia-sia. Akhirnya dia sukses menjadi pengusaha yang memiliki jaringan supermarket besar di Jepang.

Tidak perlu menyalahkan siapapun. Siapapun atasan kita, kita tetap bekerja sebaik mungkin. Siapapun  teman kita, kita tetap bekerja sebaik mungkin. Bahkan siapapun presiden kita, kita tetap bekerja sebaik mungkin. Karena kita tidak akan mengubah apapun dengan menyalahkan orang lain. Tapi kita bisa merubah hidup ini dengan bekerja lebih baik, lebih tekun, lebih rajin, lebih Smart.

Work smart! Live smart! Bekerja lebih baik! Nikmatilah hidup yang lebih baik!

                     &&&&&&&&&

 ROMEOPOKER | AGEN POKER ONLINE | AGEN DOMINO99 ONLINE | AGEN BANDARQ

ROMEOPOKER | AGEN POKER ONLINE | AGEN DOMINO99 ONLINE | AGEN BANDARQ
Tempat bermain poker online dan domino99 online paling besar di Indonesia. 
Selain menjadi pemain, anda juga dapat menjadi bandar melawan pemain lain di permainan BandarQ dan Bandar Poker
DAFTAR SEKARANG dan mainkan 4 permainan populer tahun ini. Minimal pengisian chips ke akun hanya Rp 10.000 di Romeopoker. 
Dapatkan juga jackpot di permainan Poker, Domino99 dan Bandar Poker.
 Texas Poker, Domino99, BandarQ dan Bandar Poker.
Kami dapat dihubungi 24 jam di :
Livechat : www.romeopoker.com
BBM : D1BC1787
Line : 188ROMEOPOKER

Yahoo Messenger : csromeopoker

Comments

Popular posts from this blog

TABUR TUAI

BERJAGA DAN WASPADA DALAM MENGHADAPI UJIAN KEHIDUPAN

BATU BERLUBANG OLEH TETESAN AIR