TERHEMPAS DAN BANGKIT LAGI

 ROMEOPOKER | AGEN POKER ONLINE | AGEN DOMINO99 ONLINE | AGEN BANDARQ

TERHEMPAS DAN BANGKIT LAGI

Kehidupan ibaratnya sebuah perahu yang mengarungi samudera luas. Terkadang ombak sangat bersahabat dengan riak-riak kecil, terkadang berombak besar menggunung, dan tidak jarang pula badai melanda sehingga menghempas perahu ke pantai, atau bahkan terlempar ke batu karang yang mengakibatkan lubang-lubang di dinding perahu yang perlu ditambal kembali. Saat kita terhempas ke batu karang, semua terasa begitu menyakitkan dan menyedihkan. Saat itulah, kita perlu memandang ke langit luas.

Pandangan ke atas memberikan cakrawala baru: Dunia terus berputar, awan-awan seputih kapas terus beterbangan di langit biru, matahari selalu terbit di timur dan terbenam di barat, dan bintang-bintang menemani bulan di malam hari. Betapa sistem Tata Surya demikian luas, bagaimana dengan galaksi Kabut Susu? Belum lagi ada jutaan galaksi di alam raya ini.

Life goes on. Hanya karena kontraksi dalam kehidupan, bukan berarti ini akhir dari segalanya. It is not the end of the world. Hanya terkadang ketika kita berada di dalam sumur yang dalam dan gelap, cahaya matahari hanya muncul sebentuk lingkaran kecil, yang seringkali terluput dari pandangan kita. Kita terlalu sibuk di dalam kegelapan.

Betapa kecil masalah yang kita hadapi. Betapa mikro-nya di antara raksasa makro jagad raya. Kita hanyalah sebutir debu kecil, demikian fragile, namun mempunyai kekuatan besar untuk bergabung dengan kekuatan-kekuatan besar bertujuan besar. The world doesn’t revolve around us, we revolve around the world.

Ketika perahu melaju dengan stabil, di mana keterhempasan tidak terjadi, terkadang kita lupa bahwa ini adalah keadaan sementara. Status quo tidak akan selamanya status quo. Ketidakstabilan juga tidak akan selalu tidak stabil, karena pada titik tertentu chaos dapat berubah menjadi equilibrium.

Di sini, daya adaptasi kita sebagai manusia diuji. Mungkin Anda pernah mendengar dan membaca kisah-kisah inspiratif dari para tokoh dunia dan nasional. Hampir tidak pernah ada manusia di dunia ini yang tidak mengalami masa-masa suram, masa-masa kejatuhan, dan masa-masa keterhempasan. Anda tidak sendirian.

Bukalah pikiran dan hati. Memang agak sulit pada awalnya, namun usahakan untuk tidak terlalu lama bergumul dengan pikiran-pikiran yang negatif seakan-akan tidak ada lagi hari esok. Penulis sendiri ketika mengalami stagnasi dalam kehidupan, bahkan ketika mengalami keterhampasan, mengalami masa-masa “gelap dan suram.” Namun dengan keyakinan akan kemampuan diri dan keberanian dalam mengambil keputusan, banyak yang bisa kita lakukan.

 ROMEOPOKER | AGEN POKER ONLINE | AGEN DOMINO99 ONLINE | AGEN BANDARQ


One day at a time, one small step at a time. Rayakan kemenangan-kemenangan kecil, misalnya berhasil menyelesaikan satu tugas pekerjaan yang telah lama menunggu. Bersihkan kamar dan potonglah rambut. Atau belajar satu resep masakan baru dengan cermat. Keluarlah dari kepompong kebingungan dan kegelapan.

Jika Anda suka menulis, isilah buku notes atau blog Anda secara bebas. Free writing tanpa memperdulikan segala macam aturan kepenulisan dan struktur tulisan. Terimalah apa pun yang Anda pikirkan dan rasakan saat itu. Dan tariklah napas lega setelah selesai menuliskan isi hati dan pikiran Anda.

Bangkit dari keterhempasan memerlukan tenaga ekstra dan motivasi tinggi, serta tidak mengasihani diri sendiri. Rabindranath Tagore, pemenang Nobel sastra tahun 1913, menulis, “Let me not pray to be sheltered from dangers but to be fearless in facing them. Let me not beg for the stilling of my pain, but for the heart to conquer it. Let me not look for allies in life’s battlefield but to my own strength. Let me not cave in.” Terjemahannya: “Janganlah aku berdoa untuk dielakkan dari mara bahaya, namun berdoalah supaya aku tidak gentar menghadapinya. Janganlah aku memohon supaya rasa sakitku dimatikan, namun berdoalah agar aku mempunyai hati yang besar untuk mengatasinya. Janganlah aku berdoa agar mempunyai pasukan di dalam medan perang kehidupan, namun berdoalah agar aku mempunyai kekuatan dari dalam diri. Janganlah aku menyerah.”

Kata-kata bijak dalam doa Tagore ini telah menemani Penulis lebih dari dua dekade, terutama di masa-masa sulit merantau di Negara Paman Sam. Stabilitas mental dan kehidupan perlu dikenali dan dibangun dengan mengenali kemampuan dan talenta diri sendiri, serta mengenali sumber-sumber kekuatan yang bisa menjadi sumber air ketika kehausan dan menjadi sumber penghiburan ketika sedih dan merasa terhampas ke batu karang.

Memang sulit dan terkadang terasa bagaikan memindahkan gunung. But it must be done. Namun ini harus dilakukan karena life goes on. Seberat apapun hati, pikiran, dan kaki untuk melangkah ke muka. Seberapa pun pedihnya untuk mengambil suatu keputusan yang drastis demi suatu masa depan yang baik, lakukanlah dengan hati lapang.

Ketika mengambil keputusan di dalam kegelapan, apa yang bisa kita jadikan pegangan alias point of reference? Bagi Penulis yang terpenting adalah satu hal: Akankah saya menyesal ketika ajal menjelang nanti?

Ayah biologis Penulis yang telah meninggalkan keluarga ketika Penulis masih di dalam kandungan ibunda, menyesal ketika menjelang ajalnya tiba. Hal ini merupakan pelajaran kehidupan paling berharga bagi Penulis, bahwa apa pun yang kita lakukan dan tidak kita lakukan hari ini membawa dampak ketika ajal sedang menanti kita.

Will I regret this decision in ten years? When I’m in my death bed? Apakah dalam sepuluh tahun di muka, saya akan menyesal telah mengambil keputusan ini? Apakah saya akan menyesal ketika saya sedang di ranjang kematian?

Ketika terhempas di batu karang, kita punya pilihan: Mati tenggelam pelan-pelan atau bangkit berenang dengan sekuat tenaga dalam sekejap. Perahu kecil kita memang sudah penuh dengan lubang, namun kita bisa menambalnya dengan kesadaran, keberanian, dan kemampuan untuk berubah. Saat tulisan ini dibuat pun, Penulis sedang mengalami suatu perubahan hidup yang drastis serta membutuhkan keberanian ekstra dalam bertindak. Memang hidup selalu bergulir dan berubah, tidak ada yang konstan. Demikian pula hubungan kita dengan orang-orang di sekitar kita. Hanya dengan kesadaran akan pilihan-pilihan yang membawa akibat positif dalam jangka panjang yang perlu kita ambil dengan hati yang mantap.

Perahu kecil berlayar di samudera luas, betapa mungilnya, namun betapa besar hati pengemudinya. Dalamnya samudera bisa diduga, namun kebesaran hati hanyalah kita yang bisa mengukurnya dengan bangkit kembali setiap kali terhempas di batu karang.

Salam Semangat...!!!

                           &&&&&&&&

 ROMEOPOKER | AGEN POKER ONLINE | AGEN DOMINO99 ONLINE | AGEN BANDARQ

ROMEOPOKER | AGEN POKER ONLINE | AGEN DOMINO99 ONLINE | AGEN BANDARQ
Tempat bermain poker online dan domino99 online paling besar di Indonesia. 
Selain menjadi pemain, anda juga dapat menjadi bandar melawan pemain lain di permainan BandarQ dan Bandar Poker

DAFTAR SEKARANG dan mainkan 4 permainan populer tahun ini. Minimal pengisian chips ke akun hanya Rp 10.000 di Romeopoker. 
Dapatkan juga jackpot di permainan Poker, Domino99 dan Bandar Poker.

 Texas Poker, Domino99, BandarQ dan Bandar Poker.

Kami dapat dihubungi 24 jam di :
Livechat : www.romeopoker.com
BBM : D1BC1787
Line : 188ROMEOPOKER


Yahoo Messenger : csromeopoker

Comments

Popular posts from this blog

TABUR TUAI

BERJAGA DAN WASPADA DALAM MENGHADAPI UJIAN KEHIDUPAN

BATU BERLUBANG OLEH TETESAN AIR